Total Tayangan Halaman

Senin, 07 November 2011

PANCASILA


PANCASILA
Nama : Erris Achmad Rizky
NIM   : 1111004029


Pengantar
        Pancasila sudah terdengar dari masa kita kanak – kanak hingga dewasa. Berbagai pengertian tentang pancasila membuat saya tertarik untuk memunculkan jiwa pancasila dalam arti masyrakat harus mengerti apa makna dan bagaimana cara mengaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari. Sejak TK kita selalu diajarkan untuk menggambarkan burung garuda beserta lambang – lambangnya. SD kita mulai belajar apa itu Pancasila dan kita harus menghafal 5 sila yang sangat keramat itu. Mulai SMP dan SMA kita mulai belajar kajian lebih dalam tentang pancasila bagaimana cara mengaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari. Sekarang saya telah kuliah dan saya mulai mengerti dan bertanya apa itu pancasila? Bagaimana kegunaannya? Kenapa pancasila itu ada? Siapa sih penggagas pancasila? Dan sampai saya bertanya lebih dalam lagi “APA SEKARANG PANCASILA ITU ADA?”.
Menarik memang membicarakan yang satu ini karena sangat sensitive sekali membicarakan pancasila. Dari tukang ojek sampai presiden pun tau apa itu pancasila tapi, mempunyai konten dan pengetahuan yang berbeda.  Saya ingin membuka lagi pancasila yang dimata dunia sangat terkenal dengan 5 pilar tersebut dan rasa keingin tahuan saya tentang pancasila sangat besar saya juga harus melihat bagaimana pancasila di mata negara lain. Demikian sedikit pengantar dari saya semoga rasa keingintahuan tentang pancasila sangat besar untuk masyarakat kita dan Pancasila tetap eksis dari zaman sekarang sampai masa mendatang.
Sejarah Pancasila
         Bermula dari rasa kebangkitan nasional dan di Indonesia yang diawali dengan berdirinya organisasi Budi Utomo dan bertujuan untuk Indonesia merdeka dari para penjajah. Perjuangan nasional terus diluapkan oleh para pahlawan kita hingga akhirnya membuat gerakan “sumpah pemuda “ yang menyatakan satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Akhirnya dibentuklah panitia untuk menyusun Pancasila sebagai dasar Negara, dan lahirlah PIAGAM JAKARTA. Ada perbedaan pada sila Pertama saat itu yaitu: ‘Ketuhanan dengan menjalankan Syariat Islam’ Dengan mempertimbangkan suara dari Indonesia bagian Timur maka sila Pertama diganti menjadi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’Panncasila sering dipolitisir oleh pihak-pihak tertentu. Pada thn 1957-1959 ada pemikiran untuk merumuskan kembali Dasar Negara. Dewan Konstituante memperdebatkan hal itu selama 2 tahun dengan beberapa pilihan : (1) Dasar Negara Pancasila dipertahankan, (2) Dasar Negara Islam, atau (3) Dasar Negara Sosio Demokrasi.
        Pada akhirnya Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden dan membubarkan Dewan Konstituante dan kembali pada Pancasila. Dan Pancasila dalam pemerintahan presiden Soeharto lebih eksis karena sering digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Seakan- akan pancasila adalah kebutuhan setiap hari apa yang dilakukan dalam aktifitas harus di aplikasikan dengan pancasila. Para pns dan pekerja pemerintah serta para pelajar harus hafal dengan 5 sila yang keramat itu. Demikian sedikit sejarah Tentang terbentuknya pancasila. 

Pancasila
         Apa sih sebenarnya pancasila itu? Pancasila ialah dasar ideology atau filsafat negara  kita. Pancasila yang terdiri atas 5 sila pada hakikatnya mempunyai tujuan untuk menyatukan Negara kita yang mempunyai banyak pulau – pulau dari Sabang hingga Merauke. Dalam pengertian dasar yang terdapat di pancasila memang sangat mengatur kebutuhan masyarakat atau individu. Contohnya pemikiran tentang manusia dalam hubungannya dengan Tuhan yang Maha Esa. Oleh karena itu Pancasila sebagai suatu system filsafat akan memberikan cirri –ciri yang khas, yang khusus yang tidak terdapat pada system filsafat Negara lain.
        Menurut dosen kewarganegaraan dari UGM Prof. DR. H. Kaelan, M.S. megatakan bahwa nilai – nilai Pancasila pada dasarnya merupakan suatu sumber dari hukum dasar dalam Negara Indonesia. Pada tanggal 18 agustus 1945 telah dijadikan dan diabstrasikan oleh presiden pertama kita Soekarno menjadi lima sila dan ditetapkan secara yuridis formal menjadi dasar filsafat Negara Republik Indonesia dan ditetapkan dalam TAP MPR/ No. XX/MPRS/1966.
      Pancasila selalu berhubungan dengan sistem ideologi. Adapun nilai – nilai untuk masyarakat  yang terkandung dalam setiap sila yaitu :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa : Dalam sila pertama semua hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Negara, pemerintahan Negara, hukum dan peraturan perundang –undangan Negara serta hak asasi warga Negara harus dilandasi dengan nilai – nilai ketuhanan yang maha esa
2.  Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab : Dalam sila ini nilai –nilai Negara harus menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang beradab. Manusia harus bias untuk saling menjaga keharmonisan dan adil dalam kehidupan bersama.
3. Persatuan Indonesia : Berbagi elemen, ras, kelompok, golongan yang sangat banyak merupakan ciri yang khas dalam bangsa ini. Dan yang mengikatkan itu semua adalah pancasila dan terdapat dalam kitab bhineka tunggal ika. Berbagai perbedaan dapat muncul tapi jika kita bisa mengolahnya akan terdapat persatuan yang sangat kuat untuk kebersamaan dan kebaikan rakyat Indonesia.
4. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyarakatan/Perwakilan    : bertujuan untuk mewujudkan dan mendasarkan suatu keadilan dalam kehidupan sosial agar tercapainya kebaikan bersama
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Nilai – nilai keadilan harus merupakan suatu dasar yang harus diwujudkan bertujuan untuk kebaikan bersama antara warga yang satu dengan lainnya.
Pancasila Sekarang
          Di era globalisasi sekarang ini pancasila semakin memudar dari masyrakat kita. Semua orang tahu pancasila tapi mereka tidak bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari – hari. Pancasila sekarang semakin meredup padaha dia adalah pemersatu bangsa kita yang sebenarnya tidak boleh memudar dari ideologi masyarakat kita. Memang benar merosotnya kredibilitas Pancasila salah satunya disebabkan karena pengaruh negatif terhadap penerapan Pancasila pada masa orde baru. Padahal sebagai dasar negara, Pancasila adalah pengukur moral masyarakat kita dan dasar ideology untuk kebaikan dan pemersatu bangsa.
         Pancasila hanya dijabarkan dalam kebijakan, aturan, dan undang-undang, yang justru dalam pelaksanaannya malah menyimpang dari sila-sila Pancasila. Saya masih ingat waktu guru SMP saya bilang bahwa semula butir-butir Pancasila itu totalnya ada 36 tetapi kemudian ditambah menjadi 45, entah apa maksudnya saya lupa.
          Sejak era reformasi, Pancasila sudah dilupakan dan memudar dari masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung didalamnya dianggap telah ada di akal pikiran kita sehingga tak perlu dituliskan dan tak usahlah diajarkan karena sudah ada dalam setiap diri manusia. Tapi faktanya masih banyak orang yang bertindak tidak menggunakan pancasila.
          Manusia Indonesia Jaman sekarang mungkin telah melupakan Pancasila sebagai dasar negara, melupakan bagaimana bunyinya, melupakan apa yang tertulis dalam butir-butirnya,  tapi saya harap nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila sebagai dasar negara tidak berubah. Tidak perlu berubah karena memang tidak boleh berubah demi semangat cita-cita luhur terbentuknya negara Indonesia. Di era mendatang pancasila harus semakin eksis dan harus lebih bisa mengikat masyarakat dalam bertindak sesuai dengan 5 sila tersebut. Demikian makalah saya tentang Pancasila. Wassalamualaikum Wr Wb.
      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar