Total Tayangan Halaman

Rabu, 09 November 2011

Demokrasi Indonesia


Demokrasi Indonesia
Oleh : Erris Achmad Rizky
1111004029

Arti dan Perkembangan Demokrasi
   Secara etimolgis demokrasi berasal dari bahasa yunani yang berarti rakyat dan kratos berarti kekuasaan. Pengertian dasarnya adalah rakyat yang berkuasa di suatu Negara. Di Indonesia perkembangan demokrasi menunjukkan dua hal positif dan negative. Positifnya adalah kita dapat berekspresi yang bebas dalam memajukan Negara ini, dan negatifnya banyak kasus tentang korupsi karena para paleku bebas melakukan korupsi.
     Berbagai persoalan banyak yang timbul dalam negeri ini mulai dari kasus korupsi nazarudin sampai penyalahgunaan uang century yang gosipnya digunakan untuk penggunaan calon presiden di partai tertentu. Inilah ciri khas demokrasi yang ada di Indonesia kita harus bisa menjaganya supaya tidak tercampur tangan oleh globalisasi atau pihak luar yang ingin membuat demokrasi kita rusak.

Perkembangan Demokrasi di Indonesia
      Dalam sejarah Negara republic Indonesia, perkembangan demokrasi telah mengalami perubahan. Masalah yang ada di Indonesia adalah bagaimana meningkatkan kehidupan ekonoi dan membangun kehidupan sosial dan politik yang demokratis di masyarakat. Masalah ini tertuju pada penyusunan system politik dan kepemimpinan yang kuat dalam membangun karakter dan nation bulding dibantu oleh masyarakat, sekaligus menghindari munculnya diktator perorangan, partai atau militer.
    
         Perkembangan demokrasi di Indonesia menurut buku ‘pendidikan kewarganegaraan’ oleh Prof. DR. H. KAELAN, MS dapat dibagi menjadi ke empat periode yaitu :
1.  1945 -1959 masa demokrasi parlementer yang terlalu berhubungan dengan partai. Pada masa ini kelemahan demokrasi parlementer menjadi peluang untuk partai – partai dan DPR. Akibatnya persatuan yang berguna untuk melawan musuh bersama menjadi berkurang
2.  1959 - 1965 masa demokrasi terpimpin yang lebih banyak menyimpang dari demokrasi konstitusional dan lebih memunculkan beberapa aspek dari demokrasi rakyat. Tahun ini ditandai oleh dominasi presiden, terbatasnya peran partai politik, perkembangan pengaruh komunis, peran militer ABRI semakin meluas.
3.  1966 – 1998 Masa demokrasi Pancasila orde baru yang merupakan demokrasi konstitusional yang lebih menonjolkan system presidensial. Landasan dasarnya yaitu Pancasila, UUD 1945 dan tap MPRS/MPR bertujuan untuk mengembalikan ke UUD 1945 yang terjadi di masa demokrasi terpimpin. Namun dalam perkembangannya peran presiden semakin muncul bagi lembaga- lembaga Negara lain. Pada zaman itu pancasila hanya digunakan sebagai legitimasi politik presiden saat itu. Karena kenyataanya yang dilaksanakan tidak sesuai dengan nilai – nilai pancasila.
4. 1999- sekarang peran partai politik muncul sehingga demokrasi memiliki kukuatan baru. Pengertian demokrasi kekuasaan di tangan rakyat, maka pemilihan presiden semuanya tergantung di tangan rakyat. Tetapi setelah pemilu masih banyak kepentingan masyarakat yang tidak terpenuhi.

     Demokrasi di Indonesia yang ada dalam UUD 1945 selain mengakui adanya kebebasan dan persamaan hak juga mengakui ada perbedaan dan keanekaragaman karena itu Indonesia mempunyai kata – kata “ Bhineka Tunggal Ika “. Secara filosofis demikrasi Indonesia didasari oleh rakyat sebagai asal mulai kekuasan Negara dan sebagai tujuan kekuasaan Negara. Rakyat mempunyai kebebasan dalam ber ekspresi di dalam Negara Indonesia beerbeda ketika masa pemerintahan era sebelum reformasi rakyat tidak mempunyai kebebasan karena penguasa pada zaman itu mempunyai sikap yang otoriter.
   
      Dalam system pemerintahan yang demokratis selalu terdapat unsur – munsur yang penting dan mendasar yaitu :
1. Keterlibatan warga Negara dalam pembuatan keputusan politik.
2. Tingkat persamaan tertentu diantara warga Negara
3. Tingkat kebebasan atau kemerdekaan tertentu yang diakui dan dipakai oleh warga Negara
4. Suatu system perwakilan
5. Suatu system pemilihan kekuasaan mayoritas

      Didalam kehidupan kenegaraan yang menganut system demokrasi, kita akan menemukan supra struktur politik dan infra struktur politik sebagai komponen pendukung tegaknya demokrasi. Di masa demokrasi sekarang banyak berbagai pemikiran orang Negara sudah tidak mampu lagi memberikan kenyamanan atau kemakmuran bagi rakyatnya. Faktor sumber daya manusia yang membuat demokrasi di Indonesia semakin terpuruk karena banyak korupsi yang merajalela.
 
       Saya sangat bangga dengan Negara ini karena mempunyai sikap yang saling menghargai dan toleransi yang sangat tinggi. Indonesia adalah Negara demokrasi ke 3 di dunia karenanya budaya rakyat yang berkuasa di Indonesia sangat  dominan. Di era Soeharto dulu masyarakat tidak bisa bebas mengemukakan pendapat. Jika mereka melakukan itu mereka akan dihilangkan seperti kasus – kasus aktivis yang lenyap pada masa pemerintahan soeharto. Di era SBY ini masyarakat sangat bebas melakukan kritik, demo yang bertujuan untuk memajukan Negara ini. Meskipun SBY mempunya kelemahan padahal dia adalah seorang perwira milter berpangkat jendral tetapi karena adanya factor politisasi dari parpol lain mengakibatkan ia seperti seorang “presiden” yang tidak menjabat.

    Demokrasi mempunyai peran yang sangat penting bagi Indonesia karena dengan adanya demokrasi memunculkan berbagai karakter – karakter masyarakat yang lebih kritis dalam membangun negeri ini. Sewaktu keran demokrasi dibuka berbagai godaan dari pihak luar sangat  besar di negeri ini contohnya berbagai persoalaan tentang PT Freeport yang selalu mengundang perhatian dari pihak luar. Menurut pendapat saya PT Freeport seharusnya tidak boleh memperpanjang kontrak lagi dengan daerah papua karena sumber daya alam papua semakin lama akan semakin habis. Berbagai factor demokrasi mengakibatkan lemahnya system konstitusi kita sehingga banyak yang korupsi oleh para pejabat maupun aparat pemerintah.

    Indonesia mempunyai system demokrasi presidensil yaitu dipimpin oleh rakyat dan para menteri bertanggung jawab kepada presiden. Para menteri juga dipilih langsung oleh presiden dengan berbagai seleksi khusus yang diwajibkan sebelum menjadi para menteri. Dan Indonesia sering melakukan reshuffle karena ada sebagian menteri yang kurang efektif di bidang itu. Banyak menteri di Indonesia yang bekerja tidak sesuai efektif di bidangnya mereka menjadi menteri karena kepentingan partai politik yang banyak di Indonesia. Karena demokrasi banyak partai yang sekarang di Indonesia hampir empat puluh partai hingga ada partai yang dibuat hanya untuk mencari dana bukan sebagai pengumpul aspirasi masyarakat. Demikian beberapa pendapat dan teori demokrasi yang ada di Indonesia saya berharap dengan adanya demokrasi di Indonesia membuat Indonesia lebih baik dari sebelumnya.

               Demokrasi di Indonesia harus berjalan lancar tanpa adanya pihak – pihak yang ingin merusak keran demokrasi tersebut. Masyarakat juga harus mengerti apa makna demokrasi dan tujuan demokrasi yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia lebih bisa berperan penting unk Negara ini dengan cara melakukan pemilu sesuai dengan pilihan kontrak sosialnya, tidak melakukan golput karena, golput adalah tindakan tidak mau ikut berpartisipasi untuk mewujudkan pempimpin yang baik dan benar. Menumbukan rasa nasionalisme kebangsaan juga harus ditanamkan sejak kecil karena dengan menguatkan nasionalisme bertujuan untuk rasa cinta Indonesia.

           Indonesia memiliki keanekaragaman dan berbagai ras yang membuat Indonesia semakin terkenal dengan masyarakat multicultural. Negara kita sangat berpegang teguh kepada demokrasi karena dengan adanya itu membuat Negara kita semakin dikenal dengan Negara yang dicitai oleh rakyatnya.
  
    

   
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar